22 December, 2010

Enkapsulasi Pada Java

Konsep enkapsulasi dalam Pemrograman Berorientasi Obyek, menjadikan properti - properti dan metode - metode anggota suatu obyek dapat diatur agar terlindungi dari akses luar obyek tersebut. Properti atau metode kelas dapat diatur juga agar bisa diakses dari luar obyek. Dengan cara menambahkan katakunci penentu akses yang diletakkan di depan deklarasi properti atau metode tersebut :
  • private  : hanya dapat diakses dari dalam obyek
  • public   : dapat diakses dari dalam ataupun dari luar obyek
  • protected : hanya dapat diakses dari dalam obyek tersebut dan obyek kelas turunannya
konsep ini dapat digunakan untuk mencegah perubahan yang tidak diperkenankan terhadap suatu properti, atau untuk mengatur aturan jika suatu properti akan di ubah dengan cara memberikan metode untuk mengubahnya. Pada metode untuk mengubahnya itu di beri kode - kode untuk mengaturnya sehingga properti terssebut tidak dapat diubah seain menggunakan aturan yang dirancang pemrogram.

Berikut contoh program java yang menggunakan metode enkapsulasi :

package javaapplication16;

class fauzan{

   private String isi_wajah;
   private String isi_keterangan;
   private String get_jenis () { return isi_wajah; }
   private String get_model () { return isi_keterangan; }

   private String gabungan (String isi1, String isi2){
   return isi1 +" "+isi2;
   }
   public void wajah(String isian){
   isi_wajah = isian;
   }
   public void keterangan(String isian){
   isi_keterangan = isian;
   }
   public String get_fullname() {
   return gabungan(get_jenis(), get_model());
   }
}

class fauzan2 {
   public static void main (String args[]) {
     fauzan fauzanku = new fauzan();
     fauzanku.wajah("Cakep");
     fauzanku.keterangan("Sekali");

     System.out.print("Wajah ku : ");

     String fullname = fauzanku.get_fullname();
     System.out.println(fullname);
   }
}

[+] ReadMore...

Read More Versi Baru

Readmore versi baru ini cara kerjanya seperti readmore pada blog ku ini, kelebihanya saat pembaca ingin membaca keseluruhan artikel, tidak loading terlebih dahulu. Yang biasanya membuat bosan para pembaca, apalagi yang koneksinya lelet (seperti saya xixixixi).

Tapi sayang script berikut ini hanya bisa digunakan pada template baru saja, bagi yang pakai tempalte klasik saya ucapkan Syukuri apa yang ada aja deh xixixixi ^_^.

Nah berikut ini langkah-langkah membuat Readmore versi baru, silahkan ikuti langkah-langkahnya step by step dan teliti.

  1. Sig in di blogger dengan id sobat
  2. Klik menu layout
  3. Klik menu Edit HTML
  4. Klik tulisan Download Template lengkap, silahkan save dulu template sobat, ini untuk mencegah resiko apabila terjadi kesalahan dalam melakukan kesalahan dalam proses editing template
  5. Klik kotak kecil di samping tulisan Expand Template Widget, sekali lagi jangan lupa untuk memberi tanda centang dulu yah
  6. Tunggu beberapa saat sampai proses selesai
  7. Copy kode berikut, lalu paste tepat di atas kode <script type='text/javascript' src='http://amen24.googlepages.com/Readmore.js' />
  8. Tambahkan kode berikut pada kode template sobat, yang berwarna hitam adalah kode asli dari kode template dan yang berwarna biru adalah kode yang harus di tambahkan :

<h3 class='post-title'>
<b:if cond='data:post.url'>
<a expr:href='data:post.url'><data:post.title/></a>
<b:else/>
<data:post.title/>
</b:if>
</h3>
</b:if>
<div class='post-header-line-1'/>
<div class='post-body' expr:id='"post-" + data:post.id'>
<b:if cond='data:blog.pageType == "item"'>
<p><data:post.body/></p>
<b:else/>
<style>#fullpost {display:none;}</style>
<p><data:post.body/></p>
<span id='showlink'>
<p><a expr:onclick='"javascript:showFull(\"post-" + data:post.id + "\");"' href='javascript:void(0);'>[+/-] Selengkapnya...</a></p>
</span>
<span id='hidelink' style='display:none'>
<p><a expr:onclick='"javascript:hideFull(\"post-" + data:post.id + "\");"' href='javascript:void(0);'>[+/-] Ringkasan saja...</a></p>
</span>
<script type='text/javascript'>checkFull("post-" + "<data:post.id/>")</script>
</b:if>
<div style='clear: both;'/> <!-- clear for photos floats -->
</div>
</div>
.... rest of template code ....


9. Klik tombol SIMPAN TEMPLATE


Langkah selanjutnya :
  1. Klik menu Pengaturan
  2. Klik menu Format
  3. Copy kode berikut lalu paste pada kotak kosong yang berada di samping tulisan Template posting
<span id="fullpost">


</span>
4. Klik tombol Simpan Setting
5. Selesai.

Cara posting artikel :
Pada saat berada pada menu posting, pilih tombol yang Edit HTML jangan pilih yang tombol Compose, maka akan secara otomatis terlihat kode tadi di atas yaitu :

<span id="fullpost">


</span>

Simpan artikel yang mau di tampilkan di muka (ringkasannya) di atas kode <span id="fullpost">, dan sisa keseluruhan artikel di simpan sesudah kode <span id="fullpost"> dan sebelum kode </span>.

Untuk artikel yang pendek, sobat tinggal menghapus kode tadi dan nanti artikel muncul tanpa ada kode [+/-] Selengkapnya... dan [+/-] Ringkasan saja....

Sumber : Readmore versi baru - Kang Rohman

[+] ReadMore...

17 December, 2010

Array 2 Dimensi dalam Java

Bentuk umum pendeklarasian variable array dua dimensi di Java adalah sebagai berikut:
tipeData[ ][ ] namaVariable [= new tipeData [jumlahBaris] [jumlahKolom]];
atau
tipeData namaVariable[ ][ ] [= new tipeData [jumlahBaris] [jumlahKolom]];

Cara pendeklarasian variable array dua dimensi sama dengan cara pendeklarasian variable array satu dimensi lihat disini.

Mengakses variable array dua dimensi, mengisi variable array dua dimensi, mengambil variable array dua dimensi juga sama dengan cara yang berlaku pada variable array satu dimensi, yaitu dengan menyebutkan nomor indeks dari elemen. Perbedaanya hanya pada dua dimensi harus menyebutkan indeks baris dan indeks kolom.

Menghitung jumlah elemen pada array dua dimensi

long[][] gede = new long[5][5]; //deklarasi variable array dua dimensi
gede.length; // akan melaporkan jumlah baris, sedangkan
gede[i].length; // akan melaporkan jumlah kolom pada baris ke-i


Contoh program Array/Matrik 2 dimensi :

package javaapplication1;
class fzan2
{
    public static void main(String[] args)
    {
        double m[][];
        m = new double[4][4];

        m[0][0] = 1;
        m[1][1] = 1;
        m[2][2] = 1;
        m[3][3] = 1;

        System.out.println(m[0][0]+" "+m[0][1]+" "+m[0][2]+" "+m[0][3]);
        System.out.println(m[1][0]+" "+m[1][1]+" "+m[1][2]+" "+m[1][3]);
        System.out.println(m[2][0]+" "+m[2][1]+" "+m[2][2]+" "+m[2][3]);
        System.out.println(m[3][0]+" "+m[3][1]+" "+m[3][2]+" "+m[3][3]);
    }
}

[+] ReadMore...

Variabel Array dalam Java

Untuk memudahkan pemahaman mengenai variable array, akan digunakan ilustrasi berupa gambar kotak yang merepresentasikan setiap elemen variable array. Sebuah variable array bisa digambarkan berupa kotak sebagai berikut :


Index adalah sebuah angka yang menyatakan urutan sebuah elemen pada suatu variable array. Karena seluruh kotak memiliki nama yang ssama, kamak untuk membedakannya diperlukan suatu cara yaitu dengan memberi nomor urut. Ibarat deretan rumah pada sebuah jalan, untuk membedakan antara rumah yang satu dengan rumah yang lain maka setiap rumah diberi nomor unik yang berbeda antara rumah satu dangan yang lainnya.

TipeData bisa berupa salah satu dari berbagai tipe data seperti int, long, double maupun nama class; baik class standar Java atau class buatan kita sendiri. Materi class tidak akan dibahas dalam modul ini.
Cara pendeklarasian variable array :

  1. Mendeklarasikan variable array tanpa menyebutkan berapa jumlah elemen yang diperlukan : int[] variableArray1; Untuk cara pendeklarasian variable array dengan cara ini, kita harus menuliskan di salah satu baris program instruksi untuk memesan jumlah elemen untuk variable tersebut. Sebelum terjadi pemesanana jumlah elemen, kita tidak bisa menggunakan variable array ini untuk menyimpan data. variableArray1 = new int[5];
  2. Mendeklarasikan variable array dengan mengebutkan jumlah elemen yang diperlukan int[] variableArray2 = new int[5]; Pada saat mendeklarasikan variable array ini, maka kita langsung memesan 5 elemen array yang akan kita gunakan selanjutnya.
  3. Mendeklarasikan variable array secara otomatis int[] varibleArray3 = {5, 3, 23, 99, 22}; atau int[] variableArray3 = new int[]{1,23,45,4,3}; variable array ini memiliki 5 elemen, dan tiap elemen sudah terisi data. Berbeda dengan cara pendeklarasian yang pertama dan yang kedua.
Contoh program array :

package javaapplication1;
class fzan
{
  public static void main(String[] args)
  {
    String month_days[] = new String[12];
    month_days[0] = "Januari";
    month_days[1] = "Februari";
    month_days[2] = "Maret";
    month_days[3] = "April";
    month_days[4] = "Mei";
    month_days[5] = "Juni";
    month_days[6] = "Juli";
    month_days[7] = "Agustus";
    month_days[8] = "September";
    month_days[9] = "Oktober";
    month_days[10] = "November";
    month_days[11] = "Desember";
    int day=9;
    System.out.println("Bulan ke "+day+ " adalah "+month_days[day]);
  }
}

[+] ReadMore...

Pernyataan Perulangan Pada Java

Pernyataan perulangan dalam pemrograman java adalah menggunakan kata kunci while, d0-while, dan for.

1. Pernyataan While
    bentuk :
               while (kondisi)
                      pernyataan;

Selama kondisi bernilai benar (true) maka pernyataan dijalankan. Dan jika kondisi bernilai salah (false) maka pernyataan tidak dijalankan.

contoh program java dalam pernyataan while :

package javaapplication1;
class fzan {
    public static void main(String[] args) {
        int x;

        System.out.println("Mencetak bilangan 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 : ");
        x=0;
        while (x<=10){
        System.out.print(x+" ");
        x++;}
        System.out.println(" ");
        System.out.println(" ");

        System.out.println("Mencetak bilangan 0,2,4,6,8,10 : ");
        x=0;
        while (x<=10){
        System.out.print(x+" ");
        x+=2;}
        System.out.println(" ");
        System.out.println(" ");

        System.out.println("Mencetak bilangan 10,8,6,4,2,0 : ");
        x=10;
        while (x>=0){
        System.out.print(x+" ");
        x-=2;}
        System.out.println(" ");
        System.out.println(" ");
    }
   }


2. Pernyataan do-while
     Bentuk :
                  {
                    pernyataan;
                  } while (kondisi);

Hampir sama dengan pernyataan while, hanya saja pernyataan dijalankan terlebih dahulu sebelum kondisi dilihat, sehingga pernyataan pernah dijalankan minimal satu kali.

contoh program java dalam pernyataan do-while :
public class LatDoWhile
{
 public static void main(String args[])
 {
  int bilangan = 5;
  int x = 2;
  int hasil = 1;
  do
  {
   System.out.print(hasil + " * " + x + " = ");
   hasil = hasil*x;
   System.out.println(hasil);
   x++;
  }
 while(x<=bilangan);
 System.out.println( bilangan + " != " + hasil);
 }
}

3. pernyataan for
   Bentuk :
           for (int i; kondisi; naik/turun)
                pernyataan;

pernyataan for sama dengan pernyataan while dengan susunan seperti berikut :

        int i;
        while (kondisi) {
           pernyataan;
           naik/turun;
        }

contoh program java dalam pernyataan for :
package javaapplication1;
class fzan {
    public static void main(String[] args) {
        int x;

        System.out.println("Mencetak bilangan 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,10 : ");
        for (x=0;x<=10;x++)
        System.out.print( " "+x);
        System.out.println(" ");
        System.out.println(" ");

        System.out.println("Mencetak bilangan 0,2,4,6,8,10 : ");
        for (x=0;x<=10;x+=2)
        System.out.print(" "+x);
        System.out.println(" ");
        System.out.println(" ");

        System.out.println("Mencetak bilangan 10,8,6,4,2,0 : ");
        for (x=10;x>=0;x-=2)
        System.out.print(" "+x);
        System.out.println(" ");
    }
   }

[+] ReadMore...

15 December, 2010

Sejarah Lengkap Pemrograman Java

Bahasa pemrograman Java pertama lahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang. Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).


Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan TV kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto. Perusahaan baru ini bertambah maju: jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer. Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java. Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei

1995. Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape. Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "bapak java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling.

Versi Awal

Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:
  • java.lang: Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
  • java.io: Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
  • java.util: Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
  • java.net: Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
  • java.awt: Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
  • java.applet: Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web.

Kelebihan :
  1. Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform / sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin / bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
  2. OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek) yang artinya semua aspek yang terdapat di Java adalah Objek. Java merupakan salah satu bahasa pemrograman berbasis objek secara murni. Semua tipe data diturunkan dari kelas dasar yang disebut Object. Hal ini sangat memudahkan pemrogram untuk mendesain, membuat, mengembangkan dan mengalokasi kesalahan sebuah program dengan basis Java secara cepat, tepat, mudah dan terorganisir. Kelebihan ini menjadikan Java sebagai salah satu bahasa pemograman termudah, bahkan untuk fungsi fungsi yang advance seperti komunikasi antara komputer sekalipun.
  3. Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
  4. Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman [C++] sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
  5. Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).

Kekurangan :

  1. Tulis sekali, perbaiki di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
  2. Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
  3. Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.

[+] ReadMore...

Pernyataan Berkondisi pada Java

Pernyataan berkondisi menggunakan kata kunci if, if-else atau switch.

  • Pernyataan if, Bentuk :



  • if (kondisi)
    pernyataan;

    Jika kondisi bernilai benar (true) maka pernyataan dijalankan.
    Jika kondisi bernilai salah (false) maka pernyataan tidak dijalankan.

    Contoh program pernyataan if :
    package javaapplication2;
    public class Main
    {
    public static void main(String[] args)
    {
    int nilai;
    nilai=90;
    if (nilai>=80 & nilai <=100){
    System.out.println("Istimewa");
    System.out.println("Hadiah Mobil");}
    }
    }



  • Pernyataan if-else, Bentuk :



  • if (kondisi)
    pernyataan1;
    else
    pernyataan2;
    Jika kondisi bernilai benar (true) maka pernyataan1 dijalankan.
    Jika kondisi bernilai salah (false) maka pernyataan2 dijalankan.

    Contoh program pernyataan if-else :
    package javaapplication2;
    public class Main
    {
    public static void main(String[] args)
    {
    int nilai;
    nilai=90;
    if (nilai>=80 & nilai <=100){
    System.out.println("Istimewa");
    System.out.println("Hadiah Mobil");}
    else {
    System.out.println("Kurang");
    System.out.println("Coba Lagi Tahun Depan");
    }
    }
    }

  • Pernyataan switch, Bentuk :



  • switch (kondisi) {
    case nilai1;
    pernyataan1;
    case nilai2;
    pernyataan2;
    ...............
    default :
    pernyataanN;
    }
    Pernyataan yang dijalankan adalah yang memiliki nilai case yang sesuai dengan kondisi.

    Contoh program pernyataan switch :
    package javaapplication3;
    public class Main
    {
    public static void main(String args [])
    {
    int pilihan,a,b,c;
    a=10;
    b=4;
    pilihan = 3;
    switch (pilihan)
    {
    case 1:
    c = a+b;
    System.out.println("Hasil dari 10 + 4 = " + c);
    break;

    case 2:
    c = a-b;
    System.out.println("Hasil dari 10 - 4 = " + c);
    break;

    case 3:
    c = a*b;
    System.out.println("Hasil dari 10 x 4 = " + c);
    break;

    case 4:
    c = a/b;
    System.out.println("Hasil dari 10 / 4 = " + c);
    break;

    case 5:
    c = a%b;
    System.out.println("Hasil dari 10 % 4 = " + c);
    break;

    default:
    System.out.println("Masukkan angka 1 sampai 5 saja");
    break;
    }
    }
    }

    [+] ReadMore...

    14 December, 2010

    Elemen Dasar Java

    1. Variabel
    Variabael adalah satuan yang dipakai oleh program sebagai basis penyimpanan dalam suatu program. Penggunaan variabel harus dilakukan dahulu melalui deklarasi variabel, yaitu menentukan tipe dan nama variabael yang digunakan. Tipe variabel disebut dengan tipedata.

    1. short : Short integer (bilangan bulat 16 bit)
    2. int : Integer (bilangan bulat 32 bit)
    3. long : Long integer (bilangan bulat 64 bit)
    4. byte : Bilangan bulat 8 bit (1 byte = 8 bit)
    5. float : Bilangan pecahan 32 bit
    6. double : Bilangan pecahan 64 bit dengan presisi ganda (2x float)
    7. char : Karakter 16 bit
    8. boolean : Logika (mempunyai nilai true (1) atau false (0))
    2. Casting
    Casting adalah teknik konversi secara eksplisit, yaitu menerangkan kepada kompiler bahwa terjadi perubahan tipe variabel, sehingga hasilnya harus dikonverensi ke tipe variabel baru tersebut. Bentuknya :
    (tipedata) nama_variabel;

    contoh :
    double pecahan = 3.32452342;
    float f = (float) pecahan;


    3. Operator
    Operator adalah simbol yang digunakan untuk melakukan suatu operasi terhadap variabel. operator dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu :
    1. Operator Aritmetika
    2. Operator Relasional
    3. Operator Logika
    4. Operator Bitwise
    5. Operator Increment/Decrement
    6. Operator Penugasan
    Di bawah ini adalah contoh program javaaplication yang mengandung Variabel dan Operator :

    class latihan1
    {
    public static void main(String args [])
    {
    String nama,jurusan;
    int score,hasil1,hasil2,hasil3,hasil4; // variabel
    nama = "FAUYAN";
    jurusan = "TI";
    score = 4;
    hasil1 = score + 5;//operator penjumlahan
    hasil2 = score /2;//operator pembagian
    hasil3 = score % 3;//operator modulus
    hasil4 = score ++;
    System.out.println("Nama : " + nama);
    System.out.println("Jurusan : " + jurusan);
    System.out.println("Score : " + score);
    System.out.println("Score + 5 : " + hasil1);
    System.out.println("Score / 2 : " + hasil2);
    System.out.println("Score % 3: " + hasil3);
    System.out.println("Score++ (increment): " + hasil4);

    }
    }


    Berikut adalah contoh program yang mengandung casting :

    package javaapplication16;
    public class Main
    {
    public static void main(String[] args)
    {
    double x = 6.435334;//casting
    float f = (float) x;//casting
    double hasil;
    hasil = x*x-20;
    System.out.println("Hasilnya adalah : " + hasil);
    }
    }

    [+] ReadMore...

    Template by : kendhin x-template.blogspot.com ==> Editor by : BIK