28 February, 2010

Daftar 20 Universitas Terbaik Indonesia

Berhubung sekarang menjelang tahun ajaran baru, rasanya tidak salah kalo aku mencoba share hasil browsing hari ini. Berikut adalah daftar list 20 Universitas Terbaik di Indonesia versi Fzan-aquana yang aku sunting dari blog tetangga.


Semoga bisa memberi masukan bagi adek-adek yang bingung memperbandingkan bakal kampus yang ingin dipilih.

Universitas Negeri :

1. Universitas Gajah Mada
2. Institute Teknologi Bandung
3. Universitas Indonesia
4. Universitas Pendidikan Indonesia
5. Universitas Kristen Petra
6. Universitas Pertanian Bogor
7. Sekolah Tinggi Teknologi Telkom
8. Universitas Brawijaya
9. Universitas Gunadarma
10. Institute Sepuluh November Surabaya

untuk yang swasta :

1. Universitas Teknologi Yogyakarta
2. Universitas Trisakti
3. Universitas Tarumanegara
4. Universitas Atmajaya
5. Universitas Parahayangan
6. Universitas Bina Nusantara
7. Universitas Muhammadiyah Malang
8. Universitas Maranatha
9. Universitas Satya Wacana
10.Universitas Petra

[+] ReadMore...

Pengenalan HTML

Ini adalah sebuah perkenalan singkat menganai bagaimana menulis HTML. Apakah HTML itu? HTML adalah sebuah jenis teks dokumen khusus yang digunakan oleh Web browser untuk mempresentasikan teks dan gambar. Di dalam teks tersebut terdapat tag markup seperti <p> untuk menandakan awal dari sebuah paragraf, dan </p> untuk menandakan akhir dari sebuah paragraf. Dokumen HTML sering disebut sebagai "halaman Web". Browser mengambil halaman Web dari Web server dan karena adanya Internet, halaman tersebut bisa berada di manapun di dunia.


Banyak orang masih menulis HTML secara manual menggunakan perangkat lunak seperti NotePad pada Windows, atau TextEdit pada Mac. Petunjuk ini akan membuat anda membantu anda memahami dan membuatnya sendiri. Dan bila anda tidak ingin mengedit HTML secara manual dan ingin menggunakan HTML editor seperti Netscape Composer, atau W3C Amaya, petunjuk ini akan membuat anda mengerti, cukup untuk membuat anda mampu menggunakan perangkat tersebut lebih baik dan membuat dokumen HTML anda dapat di akses oleh berbagai macam browser. Begitu anda merasa nyaman dengan konsep dasar pembuatan HTML, anda mungkin ingin belajar bagaimana menambahkan style menggunakan CSS, dan lanjut dengan fitur yang dibahas pada halaman saya di HTML lanjutan.

catatan. sebauah cara yang baik untuk belajar ialah dengan melihat bagaimana orang lain menulis halaman HTML mereka sendiri. Untuk melakukan hal ini, click pada menu "View" lalu pada "Source". Pada beberapa browser, anda perlu mengklik pada menu "File" dan kemudian pada "View Source". Cobalah pada halaman ini untuk melihat bagaimana saya menerapkan beberapa ide yang saya jelaskan dibawah. Anda akan menyadari bahwa anda mengembangkan kemampuan untuk melihat kesalahan kesalahan yang dibuat karena banyak halaman terlihat bagus sumbernya sebenarnya berantakan!

Untuk pengguna Mac, sebelum anda dapat dapat menyimpan file dengan akhiran (extention) ".html", anda harus memastikan bahwa dokumen anda di ketik dalam bentuk plain text. Untuk TextEdit, anda dapat membuatnya dengan opsi "Make Plain Text" dari menu "Format".

Halaman ini akan mengajarkan anda bagaimana:

* mulai dengan sebuah judul
* mulai menambah heading dan paragraf
* menambah emphasis pada teks
* menambah gambar
* menambah link ke halaman lain
* menggunakan berbagai macam list (daftar)

Bila anda mencari hal yang lain, cobalah halaman HTML lanjutan.
Mulai dengan sebuah judul

Tiap dokumen HTML membutuhkan sebuah judul. Anda perlu mengetiknya sebagai berikut:

<title>Dokumen HTML saya yang pertama</title>
<title> dan diakhiri dengan tag penutup yang sesuai </title>Ganti teks tersebut "Dokumen HTML saya yang pertama" sesuai kebutuhan anda. Teks judul tersebut diawali dengan tag pembuka . Judul ini harus ditempatkan diawal dokumen anda.

Untuk mencoba hal ini, ketik hal diatas dalam sebuah teks editor dan simpan file tersebut sebagai "test.html", dan lihat dengan sebuah web browser. Bila akhiran file tersebut adalah ".html" or ".htm" maka browser akan mengenalinya sebagai HTML. Kebanyakan browser muncul di menunjukkan judul di bagian caption bar dari browser. Dengan hanya sebuah title, browser akan menunjukkan sebuah halaman kosong. Jangan khawatir. Bagian berikut akan menunjukkan bagaimana menambahkan konten yang dapat di lihat.
Menambah heading dan paragraf

Bila anda pernah menggunakan Microsoft Word, anda akan terbiasa dengan style yang ada untuk heading dengan tingkat kepentingan yang berbeda. Pada HTML ada enam tingkatan heading. H1 adalah yang paling penting, H2 lebih sedikit kurang penting, seterusnya hingga H6, yang paling tidak penting.

Berikut adalah cara menambah sebuah heading yang penting:

<h1>Sebuah heading yang penting</h1>

dan beikut sebuah heading yang kurang begitu penting:

<h2>Sebuah heading yang sedikit kurang penting</h2>

Setiap paragraf yang anda tulis harus diawali dengan tag <p>. Tag </p> merupakan opsi, tidak seperti end tag untuk elemen seperti heading. Sebagai contoh:

<p>Ini adalah paragraf pertama.</p>

<p>Ini adalah paragraf kedua.</p>

Menambahkan sedikit of emphasis

Anda dapat menambahkan tekanan (emphasis) pada satu atau dua buat kata dengan tag <em>, sebagai contoh:

Topic ini adalah topik yang sangat <em>menarik</em>!

Menambahkan perhatian pada halaman dengan gambar - gambar

Gambar-gambar dapat digunakan untuk membuat halaman Web anda berbeda dengan yang lain dan sangat membantu anda dalam menyampaikan pesan anda. Cara mudah untuk menambahkan gambar adalah dengan menggunakan tag <img>. Mari assumsikan bahwa anda memiliki sebuah gambar dengan bernama "peter.jpg" di folder/directory file HTML anda. Gambar tersebut tingginya 200 pixel dan lebar 150 pixel.

<img src="peter.jpg" width="200" height="150">

Attribut src anda beri nama file gambar tersebut. Width dan height tidak diwajibkan tetapi membantu mempercepat tampilannya di halaman Web anda. Sesuatu masih kurang! Orang yang tidak dapat melihat gambar membutuhkan deskripsi yang mereka bisa baca sebagai penggantinya. Anda bisa menambahkan penjelasan singkat sebagai berikut:

<img src="peter.jpg" width="200" height="150"
alt="Teman saya Peter">

Atribut alt digunakan untuk memberikan deskripsi singkat, dalam hal ini "My friend Peter". Untuk gambar yang kompleks, anda mungkin perlu menambahkan deskripsi yang lebih panjang. Dengan asumsi bahwa hal ini telah tertulis pada file "peter.html", anda dapat menambahkan hal berikut menggunakan atribut longdesc:

<img src="peter.jpg" width="200" height="150"
alt="Teman saya Peter" longdesc="peter.html">

Anda dapat membuat gambar dengan berbagai cara, sebagai contoh dengan sebuah digital kamera, dengan mengscan sebuah gambar, atau membuatnya dengan menggunakan program untuk menggambar atau melukis. Kebanyakan browser mengerti format gambar GIF dan JPEG, browser baru juga mengerti format gambar PNG. Untuk menghindari waktu yang lama ketika gambar tersebut di download melewati jaringan, anda sebaiknya menghindari penggunaan file gambar yang besar.

Secara umum, JPEG paling baik digunakan untuk photo dan gambar lain yang sejenis, segankan GIF dan PNG baik untuk gambar seni yang melibatkan warna yang datar, garis dan tulisan. Ketiga format mendukung opsi untuk di render secara bertahap (progressive rendering) dimana gambar kasarnya diperlihatkan dahulu lalu secara perlahan di haluskan.
Menambahkan link ke halaman lain.

Apa yang membuat Web sangat efektif adalah kemampuan untuk membuat link dari satu halaman ke halaman yang lain, dan mengikutinya hanya dengan sebuah klik. Sebuah klik dapat membawa anda langsung ke seberang dunia!

Link didefinisikan dengan tag <a>. Mari membuat sebuah link pada file "peter.html" di folder/direktori yang sama dengan file HTML yang sedang anda edit::

Ini adalah link ke <a href="peter.html">halamannya Peter</a>.

Teks antara <a> dan </a> digunakan sebagai keterangan dari link. Adalah hal yang umum bagi keterangan tersebut untuk diberi garis bawah berwarna biru.

Bila file yang anda link adalah direktori asal (parent directory), anda perlu menambahkan "../" sebelumnya, sebagai contoh:

<a href="../mary.html">halamannya Mary</a>

Bila file yang dilink adalah sebuah sub direktori, anda perlu memberikan nama dari subdirektori tersebut diikuti sebuah "/" setelahnya, sebagai contoh:

<a href="friends/sue.html">halamannya Sue</a>

Penggunaan relative path memungkinkan anda melink sebuah file dengan pergi naik atau turun direktori sesuai kebutuhan, sebagai contoh":

<a href="../college/friends/john.html">halamannya John</a>

Di mana pertama kali akan dicari pada direktori asal, dari sebuah direktori lain bernama "college", dan kemudian sebuah subdirektori dengan nama "friends" untuk sebuah file dengan nama "john.html".

Untuk melink ke sebuah halaman atau situs Web lain anda perlu memberikan alamat lengkap Web (umumnya dinamakan URL), sebagai contoh untuk melink ke www.w3.org anda perlu menuliskan:

Ini adalah sebuah link menuju<a href="http://www.w3.org/">W3C</a>.

Anda dapat mengubah sebuah gambar menjadi sebuah link hypertext, sebagai contoh, berikut ini memungkinkan anda untuk mengklik pada logo perusahaan untuk pergi ke halaman utama / depan:

<a href="/"><img src="logo.gif" alt="home page"></a>

Contoh ini menggunakan "/" untuk menghubungi direktori asal, yang mana adalah home page.
Tiga jenis daftar

HTML mendukung tiga jenis daftar. Jenis yang pertama adalah daftar dengan bullet (bulletted list), atau sering disebut unordered list. Yang menggunakan tag <ul> dan <li>, sebagai contoh:

<ul>
<li>list item pertama</li>

<li>list item kedua</li>

<li>list item ketiga</li>
</ul>

Catatan bahwa anda perlu mengakhiri daftar dengan tag </ul>, tetapi tag </li> merupakan opsi dan dapat di hiraukan. Jenis daftar kedua adalah daftar dengan nomor, yang sering juga disebut ordered list. Hal tersebut menggunakan tag <ol> dan <li>. Sebagai contoh:

<ol>
<li>list item pertama</li>

<li>list item kedua</li>

<li>list item ketiga</li>
</ol>

Seperti juga bulletted lists, anda perlu mengakhiri daftar dengan tag </ol>, tetapi tag penutup </li> merupakan opsi dan dapat di hiraukan.

Yang ketiga dan yang terakhir adalah daftar definisi. Daftar ini memungkinkan anda untuk membuat daftar suatu hal dan penjelasannya. Daftar ini diawali dengan sebuah tag <dl> dan diakhiri dengan </dl> Tiap hal diawali dengan sebuah tag <dt> dan tiap penjelasannya diawali dengan sebuah tag <dd>. Sebagai contoh:

<dl>
<dt>hal pertama</dt>
<dd>penjelasannya</dd>

<dt>hal kedua</dt>
<dd>penjelasannya</dd>

<dt>hal ketiga</dt>
<dd>penjelasannya</dd>
</dl>

Tag penutup </dt> dan </dd> merupakan opsi dan dapat diabaikan. Perlu dicatat bahwa daftar ini bisa saling disisipkan, satu diantari yang lain. Sebagai contoh:

<ol>
<li>list item pertama</li>

<li>
list item kedua
<ul>
<li>list pertama yang disisipkan</li>
<li>list kedua yang disisipkan</li>
</ul>
</li>

<li>list item ketiga</li>
</ol>

Anda juga dapat menggunakan paragrapf dan heading dsb. untuk daftar hal yang lebih panjang..
HTML memiliki sebuah head dan body

Bila anda menggunakan fitur view source dari web browser anda (lihat menu View atau File) anda dapat melihat struktur dari halaman HTML. Dokumen tersebut biasanya dimulai dengan sebuah perrnyataan versi HTML yang digunakan HTML, dan kemudian diawali dengan sebuah tag <html> dikuti dengan tag <head> dan diakhiri dengan </html>. Tag <html> ... </html> berfungsi sebagai sebuah kontainer untuk dokumen tersebut. Tag <head> ... </head> mengandung judul, dan informasi style dan script, sementara <body> ... </body> mengandung markup dari isi yang terlihat. Berikut adalah sebuah pola yang dapat anda copy dan paste ke text editor untuk menciptakan halaman anda sendiri:

<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">
<html>
<head>
<title> ganti dengan judul dokumen anda </title>
</head>
<body>

ganti dengan isi dokumen anda

</body>
</html>

Merapikan markup anda

Sebuah cara yang tepat untuk memperbaiki markup secara otomatis adalah dengan menggunakan HTML Tidy yang juga merapikan markup agar dapat dibaca dengan baik dan lebih mudah di edit. Saya sarankan agar anda menggunakan Tidy pada tiap markup yang anda edit. Tidy sangat efektif untuk membersihkan markup yang dibuat oleh peralatan yang memiliki kebiasaan buruk. Tidy tersedia untuk berbagai macam sistem operasi dari TidyLib Sourceforge site, dan juga telah di integrasikan dengan berbagai macam peralatan mengedit HTML.
Mendapatkan Informasi Lebih Lanjut

Bila anda ingin belajar lebih jauh, saya telah menyiapkan beberapa materi penunjangmengenai HTML lanjutan dan menambahkan sedikit style.

Rekomendasi W3C tentang HTML 4.0 adalah spesifikasi yang sifatnya mutlak untuk HTML. Tetapi, hal tersebut adalah sebuah spesifikasi teknis. Untuk sebuah informasi yang bersifat lebih kurang teknis anda mungkin ingin membeli salah satu dari sekian banyak buku mengenai HTML, sebagai contoh "Raggett on HTML 4", yang diterbitkan 1998 oleh Addison Wesley. Sekarang XHTML 1.0 adalah Rekomendasi W3C.

Semoga beruntung dan mulailah menulis!

Sumber : erasparsa

[+] ReadMore...

Pengertian HTML

HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web dan menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah browser Internet. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium (W3C).


Versi terakhir dari HTML adalah HTML 4.01, meskipun saat ini telah berkembang XHTML yang merupakan pengembangan dari HTML.

HTML berupa kode-kode tag yang menginstruksikan browser untuk menghasilkan tampilan sesuai dengan yang diinginkan. Sebuah file yang merupakan file HTML dapat dibuka dengan menggunakan browser web seperti Mozilla Firefox atau Microsoft Internet Explorer. HTML juga dapat dikenali oleh aplikasi pembuka email ataupun dari PDA dan program lain yang memiliki kemampuan browser.

HTML dokumen tersebut mirip dengan dokumen teks biasa, hanya dalam dokumen ini sebuah teks bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih dikenal dengan TAG tertentu. Sebagai contoh jika ingin membuat teks ditampilkan menjadi tebal seperti: TAMPIL TEBAL, maka penulisannya dilakukan dengan cara:

<b>TAMPIL TEBAL</b>. Tanda <code><b> digunakan untuk mengaktifkan instruksi cetak tebal, diikuti oleh teks yang ingin ditebalkan, dan diakhiri dengan tanda </b> untuk menonaktifkan cetak tebal tersebut.

[+] ReadMore...

27 February, 2010

Contoh Bahasa Markup dan Scripting

XML : Untuk membuat web bekerja lebih baik

Bagaimana XML lebih baik dibanding HTML?

Kharakteristik utama HTML adalah kesederhanaan dan kemudahanya dalam mengkombinasikan antara plain text dan gambar. Akan tetapi, dalam istilah jurnalis Michael Krantz, ” HTML hanya mengurangi otot perangkat lunak untuk menangani transaksi dunia bisnis yang tak kunjung selsai dan kompleks “. Bahasa markup lain yang terbaru adalah XML, standar yang dibuat World Wide Web Consortium untuk membuat bahasa markup dengan tujuan khusus. XML (eXtenshible Markup Language) adalah metabahasa (bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan bahasa yang lain) yang ditulis dalam SGML sehingga seseorang dapat mendukung kemudahan pertukaran dokumen di internet.

Tidak seperti HTML , yang menggunakan serangkaina tag yang “dikenal”, XML mengizinkan anda untuk menggunakan sebarang tag yang anda inginkan (yang memiliki ekstensi), kemudian mendeskripsikanya dalam metabahasa yang disebut DTD (Document Text Definition). XML sama seperti konsep SGML, dan nyatanya XML merupakan subset dari SGML secara umum. Tujuan Utama XML (sebagai lawan dari SGML) adalah membuat sistem menjadi lebih sederhana dengan cara fokus pada suatu masalah khusus-dokumen pada internet.

HTML membuat manusia mudah membaca situs dari web, sedangkan XML memudahakan mesin untuk membaca situs dari web, dengan cara membuat pengembang web dapat menambahkan lebih banyak “tag” pada halaman sebuah web. Saat ini, ketika anda menggunakan browser anda untuk mencari sebuah situs web, mesin pencari bisa memunculkan banyak pilihan, akibatnya sulit mencari situs khusus yang anda inginkan - katakanlah, situs yang menyediakan resep hidangan ayam rendah kalori untuk 12 porsi. Menurut Krantz, “XML membuat situs web menjadi cukup cerdas untuk memberitahu mesin lain untuk mencari informasi mengenai resep masakan ayam, tiket pesawat, atau sepasang blue-jeans dengan lingkat pinggang 86cm”. XML memungkinkan pengembang situs web dapat meletakan tag pada halaman web mereka, mendeskripsikan informasi resep makanan semisal “bahan”, “kalori”, “lama memasak”, dan “porsi”. lebih lanjut browser anda tidak perlu lagi mencari semua web untuk mendapatkan resep ayam rendah kalori dengan porsi 12.

[+] ReadMore...

Markup Language

Markup language adalah jenis coding atau “tag” yang disisipkan kedala teks yang memuat tentang detail dan struktur teks. Bahasa markup memiliki kode untuk menunjukan tata letak dan styling (seperti cetak tebal, cetak miring, paragraf, penyisipan grafis, dan sebagainya) dalam suatu file teks- misalnya HTML. Nama “markup” diambil dari praktik penerbitan tradisional yaitu “marking up” suatu manuskrip, yakni menambahkan instruksi printer printer pada marjin-marjin suatu manuskrip.


Beberapa contoh awal bahasa markup yang tersedia diluar industri penerbitan dapat ditemukan pada piranti typesetting sistem Unix. Dalam sistem tersebut perintah pemformatan disisipkan ke dalam dokumen teks sehingga perangkat lunak typesetting bisa memformat teks berdasarkan keinginan editor. setelah beberapa saat terlihat bahwa kebanyakan bahasa markup memiliki fitur yang umum. inilah yang kemudian memndorong diciptakannya SGML (Standard Generalized Markup Languange), yang menentukan sintaks untuk memasukan markup pada dokumen. Selain SGML, diciptakan juga sistem lain (disebut metabahasa) untuk secara terpisah menjabarkan apa artinya markup. Dengan demikian penulis dapat menciptakan dan menggunakan sebarang markup yang mereka inginkan-memilih tag yang paling sesuai untuk mereka. SGML dikembangkan dan distandarisasi oleh International Standards Organization (ISO) pada tahun 1986.

SGML digunakan sebagian besar untuk mengelola dokumen besar yang nantinya sering direvisi dan perlu dicetak dalam format yang berbeda. karena besar dan kompleks, maka SGML belum banyak diguganakan pada komputer pribadi. Namun keadaan itu berubah secara dramatis ketika Tim Berners-Lee menggunakan beberapa sintaks SGML, tanpa metabahasa, untuk membuat HTML (Hypertext Markup Languange). Barangkali HTML adalah format dokumen yang paling sering digunakan didunia pada saat ini.

Untuk beberapa orang, istilah skrip (script) menggambarkan aktor atau aktris di panggung suar yang melafalkan baris-baris teks sebuah buku. Dalam istilah web, script (skrip) adalah daftar singkat suatu perintah yang bisa mengeksekusi sendiri, yang ditambahkan pada web yang melakukan fungsi atau rutin khsusus. Skrip sama seperti macro (makro) yang digunakan pada MIcrosoft Word dan file batch yang digunakan pada era DOS, keduanya memiliki fungsi dari menjalankan teks hingga menampilkan tanggal dan waktu. Karena bisa mengeksekusi sendiri, skrip dapat melakukan tugas mereka tanpa campur tangan pengguna. sekalipun demikian, ada beberapa tugas yang harus diawali oelh tindakan pengguna (seperti klik mouse) dan juga yang memerlukan input pengguna untuk meyelesaikan pekerjaan.

Pada halaman web, bahasa scripting digunakan untuk menjalankan banyak tugas. Misalnya mereka menciptakan ,couter traffic dan scrolling text, menyusu cookies sehingga situs bisa mengingat apa yang disukai pengguna dan meniadakan grafis atau teks ketika pengguna mengklik tombol atau mengalihkan mouse mereka dari berbagai item. Kapan saja Anda melihat sesuatu yang menarik muncul pada suatu situs web, munculah kesempatan bagus untuk memasukan script. Bahasa scipting didesain untuk penggunaan yang interkatif.

[+] ReadMore...

26 February, 2010

Perkembangan Ilmu Pengetahuan di Iran, Tercepat di Dunia

Jurnal Newscientist edisi Kamis (18/2) memuat hasil penelitian Science-Metrix, sebuah perusahaan di Motreal, Kanada yang melakukan evaluasi atas perkembangan dan produk ilmu pengetahuan serta teknologi di berbagai negara. Dalam laporan hasil penelitiannya, Science-Metrix menyebutkan bahwa kemajuan ilmu pengetahuan di negara Iran sebelas kali lebih cepat dibandingkan negara-negara lainnya di dunia.


Perusahaan itu mengamati adanya "pergeseran geopolitis dalam bidang ilmu pengetahuan dan karya" yang dihasilkan negara-negara di dunia. Menurut Science-Metrix, banyaknya karya-karya ilmiah yang dimuat di Web of Science menunjukkan bahwa standar pertumbuhan karya ilmiah di Timur Tengah, khususnya di Iran dan Turki, nyaris mendekati angka empat kali lebih cepat dari rata-rata pertumbuhan di dunia.

"Iran menunjukkan pertumbuhan yang paling cepat di dunia dalam bidang ilmu pengetahuan. Asia terus mengejar, bahkan lebih cepat dari yang kami pekirakan sebelumnya. Eropa mempertahankan posisinya lebih dari yang diharapkan, dan Timur Tengah adalah kawasan yang patut diperhatikan," kata Eric Archambault yang menulis laporan Science-Metrix.

Ia mengatakan, publikasi karya-karya ilmiah dari Iran kebanyakan tentang kimia nuklir dan tentang fisika partikel. "Iran juga mengalami kemajuan pesat di bidang ilmu kedokteran dan pengembangan pertanian," tukas Archambault.

Ia menambahkan, perkembangan teknologi di Iran pada tahun ini sangat cepat bahkan melampaui negara China yang oleh dunia diakui cemerlang dalam bidang sains .

Meski lebih dari 30 tahun diembargo Barat, Iran telah melakukan langkah besar di berbagai sektor, termasuk sektor ruang angkasa, nuklir, kedokteran, penelitian tentang sel dan kloning. Tanggal 2 Februari kemarin, Iran berhasil meluncurkan satelit yang diberi nama Kavoshgar 3 ke ruang angkasa. Satelit itu membawa berbagai organisma hidup seperti tikus, dua ekor kura-kura dan cacing untuk keperluan penelitian.

Sebelumnya, di bulan Januari, Iran menjadi negara pertama di Timur Tengah yang mampu mengembangbiakkan hewan ternak transgenik, seperti domba dan kambing. Iran juga tercatat sebagai salah satu negara dari sedikit negara yang berhasil mengembangkan teknologi dan perangkat untuk mengkloning hewan ternak yang bisa digunakan untuk keperluan penelitian di bidang kedokteran dan untuk memproduksi zat antibodi manusia untuk menangkal penyakit.

Anak domba bernama Royana dan dua sapi bernama Bonyana dan Tamina adalah hewa-hewan hasil kloning pertama di Iran. (ln/prtv)

sumber : eramuslim.com

[+] ReadMore...

Cara Cepat Menyusun Skripsi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), skripsi diartikan sebagai karangan ilmiah yang diwajibkan sebagai bagian dari persyaratan pendidikan akademis. Buat sebagian mahasiswa, skripsi adalah sesuatu yang lumrah. Tetapi buat sebagian mahasiswa yang lain, skripsi bisa jadi momok yang terus menghantui dan menjadi mimpi buruk. Banyak juga yang berujar “lebih baik sakit gigi daripada bikin skripsi”.


Saya juga sering mendapat kiriman pertanyaan tentang bagaimana menyusun skripsi dengan baik dan benar. Ada juga beberapa yang menanyakan masalah teknis tertentu dengan skripsinya. Karena keterbatasan waktu, lebih baik saya jawab saja secara berjamaah di sini. Sekalian supaya bisa disimak oleh audiens yang lain.

Karena target pembacanya cukup luas dan tidak spesifik, maka tulisan ini akan lebih memaparkan tentang konsep dan prinsip dasar. Tulisan ini tidak akan menjelaskan terlalu jauh tentang aspek teknis skripsi/penelitian. Jadi, jangan menanyakan saya soal cara menyiasati internal validity, tips meningkatakan response rate, cara-cara dalam pengujian statistik, bagaimana melakukan interpretasi hasil, dan seterusnya. Itu adalah tugas pembimbing Anda.

Apa itu Skripsi

Saya yakin (hampir) semua orang sudah tahu apa itu skripsi. Seperti sudah dituliskan di atas, skripsi adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi sebagai bagian untuk mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi inilah yang juga menjadi salah satu pembeda antara jenjang pendidikan sarjana (S1) dan diploma (D3).

Ada beberapa syarat yang musti dipenuhi sebelum seorang mahasiswa bisa menulis skripsi. Tiap universitas/fakultas memang mempunyai kebijakan tersendiri, tetapi umumnya persyaratan yang harus dipenuhi hampir sama. Misalnya, mahasiswa harus sudah memenuhi sejumlah SKS, tidak boleh ada nilai D atau E, IP Kumulatif semester tersebut minimal 2.00, dan seterusnya. Anda mungkin saat ini belum “berhak” untuk menulis skripsi, akan tetapi tidak ada salahnya untuk mempersiapkan segalanya sejak awal.

Skripsi tersebut akan ditulis dan direvisi hingga mendapat persetujuan dosen pembimbing. Setelah itu, Anda harus mempertahankan skripsi Anda di hadapan penguji dalam ujian skripsi nantinya. Nilai Anda bisa bervariasi, dan terkadang, bisa saja Anda harus mengulang skripsi Anda (tidak lulus).

Skripsi juga berbeda dari tesis (S2) dan disertasi (S3). Untuk disertasi, mahasiswa S3 memang diharuskan untuk menemukan dan menjelaskan teori baru. Sementara untuk tesis, mahasiswa bisa menemukan teori baru atau memverikasi teori yang sudah ada dan menjelaskan dengan teori yang sudah ada. Sementara untuk mahasiswa S1, skripsi adalah “belajar meneliti”.

Jadi, skripsi memang perlu disiapkan secara serius. Akan tetapi, juga nggak perlu disikapi sebagai mimpi buruk atau beban yang maha berat.
Miskonsepsi tentang Skripsi

Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan relationships yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.

Masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara ngalor ngidul dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan adalah bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (scientific approach) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak grounded theory. Sebaliknya, pendekatan naturalis (naturalist approach) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan grounded theory.

Mana yang lebih baik antara kedua pendekatan tersebut? Sama saja. Pendekatan satu dengan pendekatan lain bersifat saling melengkapi satu sama lain (komplementer). Jadi, tidak perlu minder jika Anda mengacu pada pendekatan yang satu, sementara teman Anda menggunakan pendekatan yang lain. Juga, tidak perlu kuatir jika menggunakan pendekatan tertentu akan menghasilkan nilai yang lebih baik/buruk daripada menggunakan pendekatan yang lain.
Hal-hal yang Perlu Dilakukan

Siapkan Diri. Hal pertama yang wajib dilakukan adalah persiapan dari diri Anda sendiri. Niatkan kepada Tuhan bahwa Anda ingin menulis skripsi. Persiapkan segalanya dengan baik. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.

Minta Doa Restu. Saya percaya bahwa doa restu orang tua adalah tiada duanya. Kalau Anda tinggal bersama orang tua, mintalah pengertian kepada mereka dan anggota keluarga lainnya bahwa selama beberapa waktu ke depan Anda akan konsentrasi untuk menulis skripsi. Kalau Anda tinggal di kos, minta pengertian dengan teman-teman lain. Jangan lupa juga untuk membuat komitmen dengan pacar. Berantem dengan pacar (walau sepele) bisa menjatuhkan semangat untuk menyelesaikan skripsi.

Buat Time Table. Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu time-consuming. Buat planning yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.

Berdayakan Internet. Internet memang membuat kita lebih produktif. Manfaatkan untuk mencari referensi secara cepat dan tepat untuk mendukung skripsi Anda. Bahan-bahan aktual bisa ditemukan lewat Google Scholar atau melalui provider-provider komersial seperti EBSCO atau ProQuest.

Jadilah Proaktif. Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.

Be Flexible. Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Bisa saja skripsi anda sudah setengah jalan tetapi dosen pembimbing meminta Anda untuk mengganti topik. Tidak jarang dosen Anda tiba-tiba membatalkan janji untuk bimbingan pada waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Terkadang Anda merasa bahwa kesimpulan/penelitian Anda sudah benar, tetapi dosen Anda merasa sebaliknya. Jadi, tetaplah fleksibel dan tidak usah merasa sakit hati dengan hal-hal yang demikian itu.

Jujur. Sebaiknya jangan menggunakan jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.

Siapkan Duit. Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada sponsorships). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Ironis kan?
Tahap-tahap Persiapan

Kalau Anda beruntung, bisa saja dosen pembimbing sudah memiliki topik dan menawarkan judul skripsi ke Anda. Biasanya, dalam hal ini dosen pembimbing sedang terlibat dalam proyek penelitian dan Anda akan “ditarik” masuk ke dalamnya. Kalau sudah begini, penulisan skripsi jauh lebih mudah dan (dijamin) lancar karena segalanya akan dibantu dan disiapkan oleh dosen pembimbing.

Sayangnya, kebanyakan mahasiswa tidak memiliki keberuntungan semacam itu. Mayoritas mahasiswa, seperti ditulis sebelumnya, harus bersikap proaktif sedari awal. Jadi, persiapan sedari awal adalah sesuatu yang mutlak diperlukan.

Idealnya, skripsi disiapkan satu-dua semester sebelum waktu terjadwal. Satu semester tersebut bisa dilakukan untuk mencari referensi, mengumpulkan bahan, memilih topik dan alternatif topik, hingga menyusun proposal dan melakukan bimbingan informal.

Dalam mencari referensi/bahan acuan, pilih jurnal/paper yang mengandung unsur kekinian dan diterbitkan oleh jurnal yang terakreditasi. Jurnal-jurnal top berbahasa asing juga bisa menjadi pilihan. Kalau Anda mereplikasi jurnal/paper yang berkelas, maka bisa dipastikan skripsi Anda pun akan cukup berkualitas.

Unsur kekinian juga perlu diperhatikan. Pertama, topik-topik baru lebih disukai dan lebih menarik, bahkan bagi dosen pembimbing/penguji. Kalau Anda mereplikasi topik-topik lawas, penguji biasanya sudah “hafal di luar kepala” sehingga akan sangat mudah untuk menjatuhkan Anda pada ujian skripsi nantinya.

Kedua, jurnal/paper yang terbit dalam waktu 10 tahun terakhir, biasanya mengacu pada referensi yang terbit 5-10 tahun sebelumnya. Percayalah bahwa mencari dan menelusur referensi yang terbit tahun sepuluh-dua puluh tahun terakhir jauh lebih mudah daripada melacak referensi yang bertahun 1970-1980.

Salah satu tahap persiapan yang penting adalah penulisan proposal. Tentu saja proposal tidak selalu harus ditulis secara “baku”. Bisa saja ditulis secara garis besar (pointer) saja untuk direvisi kemudian. Proposal ini akan menjadi guidance Anda selama penulisan skripsi agar tidak terlalu keluar jalur nantinya. Proposal juga bisa menjadi alat bantu yang akan digunakan ketika Anda mengajukan topik/judul kepada dosen pembimbing Anda. Proposal yang bagus bisa menjadi indikator yang baik bahwa Anda adalah mahasiswa yang serius dan benar-benar berkomitmen untuk menyelesaikan skripsi dengan baik.
Kiat Memilih Dosen Pembimbing

Dosen pembimbing (academic advisor) adalah vital karena nasib Anda benar-benar berada di tangannya. Memang benar bahwa dosen pembimbing bertugas mendampingi Anda selama penulisan skripsi. Akan tetapi, pada prakteknya ada dosen pembimbing yang “benar-benar membimbing” skripsi Anda dengan intens. Ada pula yang membimbing Anda dengan “melepas” dan memberi Anda kebebasan. Mempelajari dan menyesuaikan diri dengan dosen pembimbing adalah salah satu elemen penting yang mendukung kesuksesan Anda dalam menyusun skripsi.

Tiap universitas/fakultas mempunyai kebijakan tersendiri soal dosen pembimbing ini. Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing yang Anda inginkan. Tapi ada juga universitas/fakultas yang memilihkan dosen pembimbing buat Anda. Tentu saja lebih “enak” kalau Anda bisa memilih sendiri dosen pembimbing untuk skripsi Anda.

Lalu, bagaimana memilih dosen pembimbing yang benar-benar tepat?

Secara garis besar, dosen bisa dikategorikan sebagai: (1) dosen senior, dan (2) dosen junior. Dosen senior umumnya berusia di atas 40-an tahun, setidaknya bergelar doktor (atau professor), dengan jam terbang yang cukup tinggi. Sebaliknya, dosen junior biasanya berusia di bawah 40 tahun, umumnya masih bergelar master, dan masih gampang dijumpai di lingkungan kampus.

Tentu saja, masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagai contoh, kalau Anda memilih dosen pembimbing senior, biasanya Anda akan mengalami kesulitan sebagai berikut:

* Proses bimbingan cukup sulit, karena umumnya dosen senior sangat perfeksionis.
* Anda akan kesulitan untuk bertemu muka karena umumnya dosen senior memiliki jam terbang tinggi dan jadwal yang sangat padat.

Tapi, keuntungannya:

* Kualitas skripsi Anda, secara umum, akan lebih memukau daripada rekan Anda.
* Anda akan “tertolong” saat ujian skripsi/pendadaran, karena dosen penguji lain (yang kemungkinan masih junior/baru bergelar master) akan merasa sungkan untuk “membantai” Anda.
* Dalam beberapa kasus, bisa dipastikan Anda akan mendapat nilai A.

Sebaliknya, kalau Anda memilih dosen pembimbing junior, maka Anda akan lebih mudah selama proses bimbingan. Dosen Anda akan mudah dijumpai di lingkungan kampus karena jam terbangnya belum terlalu tinggi. Dosen muda umumnya juga tidak “jaim” dan “sok” kepada mahasiswanya.

Tapi, kerugiannya, Anda akan benar-benar “sendirian” ketika menghadapi ujian skripsi. Kalau dosen penguji lain lebih senior daripada dosen pembimbing Anda, bisa dipastikan Anda akan “dihajar” cukup telak. Dan dosen pembimbing Anda tidak berada dalam posisi yang bisa membantu/membela Anda.

Jadi, hati-hati juga dalam memilih dosen pembimbing.

Format Skripsi yang Benar

Biasanya, setiap fakultas/universitas sudah menerbitkan acuan/pedoman penulisan hasil penelitian yang baku. Mulai dari penyusunan konten, tebal halaman, jenis kertas dan sampul, hingga ukuran/jenis huruf dan spasi yang digunakan. Akan tetapi, secara umum format hasil penelitian dibagi ke dalam beberapa bagian sebagai berikut.

Pendahuluan. Bagian pertama ini menjelaskan tentang isu penelitian, motivasi yang melandasi penelitian tersebut dilakukan, tujuan yang diharapkan dapat tercapai melalui penelitian ini, dan kontribusi yang akan diberikan dari penelitian ini.

Pengkajian Teori & Pengembangan Hipotesis. Setelah latar belakang penelitian dipaparkan jelas di bab pertama, kemudian dilanjutkan dengan kaji teori dan pengembangan hipotesis. Pastikan bahwa bagian ini align juga dengan bagian sebelumnya. Mengingat banyak juga mahasiswa yang “gagal” menyusun alignment ini. Akibatnya, skripsinya terasa kurang make sense dan nggak nyambung.

Metodologi Penelitian. Berisi penjelasan tentang data yang digunakan, pemodelan empiris yang dipakai, tipe dan rancangan sampel, bagaimana menyeleksi data dan karakter data yang digunakan, model penelitian yang diacu, dan sebagainya.

Hasil Penelitian. Bagian ini memaparkan hasil pengujian hipotesis, biasanya meliputi hasil pengolahan secara statistik, pengujian validitas dan reliabilitas, dan diterima/tidaknya hipotesis yang diajukan.

Penutup. Berisi ringkasan, simpulan, diskusi, keterbatasan, dan saran. Hasil penelitian harus disarikan dan didiskusikan mengapa hasil yang diperoleh begini dan begitu. Anda juga harus menyimpulkan keberhasilan tujuan riset yang dapat dicapai, manakah hipotesis yang didukung/ditolak, keterbatasan apa saja yang mengganggu, juga saran-saran untuk penelitian mendatang akibat dari keterbatasan yang dijumpai pada penelitian ini.

Jangan lupa untuk melakukan proof-reading dan peer-review. Proof-reading dilakukan untuk memastikan tidak ada kesalahan tulis (typo) maupun ketidaksesuaian tata letak penulisan skripsi. Peer-review dilakukan untuk mendapatkan second opinion dari pihak lain yang kompeten. Bisa melalui dosen yang Anda kenal baik (meski bukan dosen pembimbing Anda), kakak kelas/senior Anda, teman-teman Anda yang dirasa kompeten, atau keluarga/orang tua (apabila latar belakang pendidikannya serupa dengan Anda).
Beberapa Kesalahan Pemula

Ketidakjelasan Isu. Isu adalah titik awal sebelum melakukan penelitian. Isu seharusnya singkat, jelas, padat, dan mudah dipahami. Isu harus menjelaskan tentang permasalahan, peluang, dan fenomena yang diuji. Faktanya, banyak mahasiswa yang menuliskan isu (atau latar belakang) berlembar-lembar, tetapi sama sekali sulit untuk dipahami.

Tujuan Riset & Tujuan Periset. Tidak jarang mahasiswa menulis “sebagai salah satu syarat untuk mencapai gelar kesarjanaan” sebagai tujuan risetnya. Hal ini adalah kesalahan fatal. Tujuan riset adalah menguji, mengobservasi, atau meneliti fenomena dan permasalahan yang terjadi, bukan untuk mendapatkan gelar S1.

Bab I: Bagian Terpenting. Banyak mahasiswa yang mengira bahwa bagian terpenting dari sebuah skripsi adalah bagian pengujian hipotesis. Banyak yang menderita sindrom ketakutan jika nantinya hipotesis yang diajukan ternyata salah atau ditolak. Padahal, menurut saya, bagian terpenting skripsi adalah Bab I. Logikanya, kalau isu, motivasi, tujuan, dan kontribusi riset bisa dijelaskan secara runtut, biasanya bab-bab berikutnya akan mengikuti dengan sendirinya. (baca juga: Joint Hypotheses)

Padding. Ini adalah fenomena yang sangat sering terjadi. Banyak mahasiswa yang menuliskan terlalu banyak sumber acuan dalam daftar pustaka, walaupun sebenarnya mahasiswa yang bersangkutan hanya menggunakan satu-dua sumber saja. Sebaliknya, banyak juga mahasiswa yang menggunakan beragam acuan dalam skripsinya, tetapi ketika ditelusur ternyata tidak ditemukan dalam daftar acuan.

Joint Hypotheses. Menurut pendekatan saintifik, pengujian hipotesis adalah kombinasi antara fenomena yang diuji dan metode yang digunakan. Dalam melakukan penelitian ingatlah selalu bahwa fenomena yang diuji adalah sesuatu yang menarik dan memungkinkan untuk diuji. Begitu pula dengan metode yang digunakan, haruslah metode yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Kalau keduanya terpenuhi, yakinlah bahwa skripsi Anda akan outstanding. Sebaliknya, kalau Anda gagal memenuhi salah satu (atau keduanya), bersiaplah untuk dibantai dan dicecar habis-habisan.

Keterbatasan & Kemalasan. Mahasiswa sering tidak bisa membedakan antara keterbatasan riset dan “kemalasan riset”. Keterbatasan adalah sesuatu hal yang terpaksa tidak dapat terpenuhi (atau tidak dapat dilakukan) karena situasi dan kondisi yang ada. Bukan karena kemalasan periset, ketiadaan dana, atau sempitnya waktu.

Kontribusi Riset. Ini penting (terutama) jika penelitian Anda ditujukan untuk menarik sponsor atau dibiayai dengan dana pihak sponsor. Kontribusi riset selayaknya dijelaskan dengan lugas dan gamblang, termasuk pihak mana saja yang akan mendapatkan manfaat dari penelitian ini, apa korelasinya dengan penelitian yang sedang dilakukan, dan seterusnya. Kegagalan dalam menjelaskan kontribusi riset akan berujung pada kegagalan mendapatkan dana sponsor.
Menghadapi Ujian Skripsi

Benar. Banyak mahasiswa yang benar-benar takut menghadapi ujian skripsi (oral examination). Terlebih lagi, banyak mahasiswa terpilih yang jenius tetapi ternyata gagal dalam menghadapi ujian pendadaran. Di dalam ruang ujian sendiri tidak jarang mahasiswa mengalami ketakutan, grogi, gemetar, berkeringat, yang pada akhirnya menggagalkan ujian yang harus dihadapi.

Setelah menulis skripsi, Anda memang harus mempertahankannya di hadapan dewan penguji. Biasanya dewan penguji terdiri dari satu ketua penguji dan beberapa anggota penguji. Lulus tidaknya Anda dan berapa nilai yang akan Anda peroleh adalah akumulasi dari skor yang diberikan oleh masing-masing penguji. Tiap penguji secara bergantian (terkadang juga keroyokan) akan menanyai Anda tentang skripsi yang sudah Anda buat. Waktu yang diberikan biasanya berkisar antara 30 menit hingga 1 jam.

Ujian skripsi kadang diikuti juga dengan ujian komprehensif yang akan menguji sejauh mana pemahaman Anda akan bidang yang selama ini Anda pelajari. Tentu saja tidak semua mata kuliah diujikan, melainkan hanya mata kuliah inti (core courses) saja dengan beberapa pertanyaan yang spesifik, baik konseptual maupun teknis.

Grogi, cemas, kuatir itu wajar dan manusiawi. Akan tetapi, ujian skripsi sebaiknya tidak perlu disikapi sebagai sesuatu yang terlalu menakutkan. Ujian skripsi adalah “konfirmasi” atas apa yang sudah Anda lakukan. Kalau Anda melakukan sendiri penelitian Anda, tahu betul apa yang Anda lakukan, dan tidak grogi di ruang ujian, bisa dipastikan Anda akan perform well.

Cara terbaik untuk menghadapi ujian skripsi adalah Anda harus tahu betul apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda teliti. Siapkan untuk melakukan presentasi. Akan tetapi, tidak perlu Anda paparkan semuanya secara lengkap. Buatlah “lubang jebakan” agar penguji nantinya akan menanyakan pada titik tersebut. Tentu saja, Anda harus siapkan jawabannya dengan baik. Dengan begitu Anda akan tampak outstanding di hadapan dewan penguji.

Juga, ada baiknya beberapa malam sebelum ujian, digiatkan untuk berdoa atau menjalankan sholat tahajud di malam hari. Klise memang. Tapi benar-benar sangat membantu.

Jujur saja, saya (dulu) menyelesaikan skripsi dalam tempo 4 minggu tanpa ada kendala dan kesulitan yang berarti. Dosen pembimbing saya adalah seorang professor dengan jam terbang sangat tinggi. Selama berada dalam ruang ujian, kami lebih banyak berbicara santai sembari sesekali tertawa. Dan Alhamdulillah saya mendapat nilai A.

Bukan. Bukan saya bermaksud sombong, tetapi hanya untuk memotivasi Anda. Kalau saya bisa, seharusnya Anda sekalian pun bisa.
Pasca Ujian Skripsi

Banyak yang mengira, setelah ujian skripsi segalanya selesai. Tinggal revisi, bawa ke tukang jilid/fotokopi, urus administrasi, daftar wisuda, lalu traktir makan teman-teman. Memang benar. Setelah Anda dinyatakan lulus ujian skripsi, Anda sudah berhak menyandang gelar sarjana yang selama ini Anda inginkan.

Faktanya, lulus ujian skripsi saja sebenarnya belum terlalu cukup. Sebenarnya Anda bisa melakukan lebih jauh lagi dengan skripsi Anda. Caranya?

Cara paling gampang adalah memodifikasi dan memperbaiki skripsi Anda untuk kemudian dikirimkan pada media/jurnal publikasi. Cara lain, kalau Anda memang ingin serius terjun di dunia ilmiah, lanjutkan dan kembangkan saja penelitian/skripsi Anda untuk jenjang S2 atau S3. Dengan demikian, kelak akan semakin banyak penelitian dan publikasi yang mudah-mudahan bisa memberi manfaat bagi bangsa ini.

Bukan apa-apa, saya cuma ingin agar bangsa ini bisa lebih cerdas dan arif dalam menciptakan serta mengelola pengetahuan. Sekarang mungkin kita memang tertinggal dari bangsa lain. Akan tetapi, dengan melakukan penelitian, membuat publikasi, dan seterusnya, bangsa ini bisa cepat bangkit mengejar ketertinggalan.

Jadi, menyusun skripsi itu sebenarnya mudah kan?


Sumber : nofieiman

[+] ReadMore...

22 February, 2010

Fakta Unik Semua Tentang Binatang

Dunia binatang sangat menarik untuk kita amati. Selain tingkah laku mereka, juga banyak hal yang perlu kita ketahui, bahkan bisa bikin kita terpana bila mengetahuinya. Coba perhatikan fakta-fakta berikut ini:

1. Kalau kita berbicara tentang hewan tercepat di muka Bumi, maka seringkali kita mengaitkannya dengan cheetah, spesies kucing besar yang hidup di dataran Afrika. Diduga kecepatan kucing ini berkisar pada angka 70 mph (114 km/jam). Namun, tahukah kamu bahwa hewan tercepat sebenarnya dipegang oleh seekor burung yang bernama The Peregrine Falcon (Falco peregrinus) dengan kecepatan yang pernah tercatat adalah 390 km/jam (242.3 mph)! Bandingkan dengan kecepatan tertinggi yang pernah dicapai oleh mobil balap F1 yang hanya berkisar pada angka 370 km/jam (229mph)! Hewan yang memiliki populasi tersebar di seluruh benua kecuali Antartika ini mulai terancam punah akibat rusaknya habitat tempat mereka tinggal oleh aktivitas manusia.

2. Tahu ikan layar (sailfish)? Ikan yang menjadi favorit para pemancing profesional ini ternyata masih menjadi misteri bagi para ahli bidang biologi kelautan. Hal ini disebabkan karena pergerakan ikan yang enak dagingnya itu sangat cepat dan tingkat perpindahannya (migrasi) sangat tinggi. Selain itu, ikan yang memiliki nama Latin Istiophorus albicans (untuk yang berada di Samudra Pasifik) dan Istiophorus platypterus (untuk yang bermukim di Samudra Atlantik) ini tersebar ratusan mil dari pantai. Sehingga sangat sulit bagi para ahli untuk mencari lokasi pasti mereka, melakukan proses tagging (penomeran),serta pengumpulan data. Namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa ikan ini memang benar-benar ‘cepat'. Percaya tidak, 36 jam setelah bertelur, telur-telur tersebut langsung menetas! Tidak hanya itu, pertumbuhan tubuh mereka sangat cepat, sekitar 6 kaki per tahun!

3. Let's talk about a strongest animal in the world. Berbicara tentang hewan terkuat, sering kali kita menganggap bahwa hewan terkuat adalah gajah. Namun, tahukah kamu, bahwa gajah Afrika hanya mampu mengangkat beban dengan proporsi 25% dari total berat badannya? Coba bandingkan dengan seekor kumbang badak (The rhinoceros beetle) mampu membawa beban sebanyak 850 kali dari total berat badannya! Dengan kata lain, secara proporsi berat badan, gajah masih kalah dengan manusia yang mampu mengangkat beban hingga 10 kali berat badannya, bahkan lebih.

4. Burung Unta (Ostrich) bukan sembarang burung. Tinggi badannya dapat mencapai 2,5 meter dengan berat 180 kg. Selain besar, Burung Unta juga memiliki daya tahan yang luar biasa. Burung ini bisa bertahan hidup pada suhu di atas 40 derajat Celcius hingga suhu 0 derajat Celcius. Umurnya juga terbilang panjang, bisa mencapai usia sekitar 50 tahun. Walau begitu, sekalipun Burung Unta sedemikian besar, pengeluaran untuk biaya makan Burung Unta hanya mencapai kira-kira US$ 75 setahun. Kesulitan umum satu-satunya dalam memelihara Burung Unta adalah masalah kandang. Diperlukan lahan yang cukup luas, dan berpagar. Masalahnya, sekali seekor Burung Unta lari keluar dari pagar, kamu perlu sebuah mobil untuk mengejar dan menangkapnya, karena Burung Unta dapat berlari hingga kecepatan 50 km/jam!

5. Menurut para ilmuwan, hewan yang memiliki suara paling keras adalah ikan paus biru (Balaenoptera Musculus), yang juga menyandang gelar sebagai hewan terbesar di bumi. Suara ikan paus biru lebih keras daripada suara motor Harley Davidson. Bahkan lebih keras daripada suara konser rock yang paling keras, dan juga lebih keras dari ledakan bom. Seberapa keraskah suara ikan paus biru tersebut? Suara ikan tersebut adalah 188 desibel..! Angka ini sama dengan 1 juta kali suara mesin jet (yang mencapai tingkat kekerasan suara 120-130 desibel). Perlu diingat bahwa tingkat kekerasan suara bertambah secara logaritmis. Ini berarti setiap kenaikan 10 desibel berarti peningkatan intensitas suara hingga 10 kali. Ini adalah salah satu alasan bagi kita semua untuk bersyukur bahwa ikan paus biru tersebut hanya tinggal di dalam laut, hehe....

6. Mau tahu hewan bertulang belakang (vertebrata) terkecil di dunia? Sejenis ikan kerdil yang disebut stout infantfish ditetapkan sebagai hewan bertulang belakang paling mungil dan paling ringan sedunia. Ikan yang hidup di sekitar perairan Great Barrier Reef, Australia, ini panjangnya hanya 7 milimeter! Sebenarnya, ikan dari Australia itu memiliki saingan, yaitu sejenis ikan yang memiliki nama latin paedocypris progenetica yang ditemukan di rawa-rawa gambut di Pulau Sumatera. Hewan tersebut memiliki panjang sekitar 7,9 milimeter.


sumber : Rianto

[+] ReadMore...

05 February, 2010

Program Sederhana Persewaan CD/DVD for Delphi

Di dalam program ini Pemilik persewaan CD/DVD, menginputkan jumlah CD/DVD yang dipinjam oleh konsumen dan menginputkan keterlambatan konsumen dalam mengembalikannya. Sehingga Si pemilik persewaan ini mendapatkan sedikit kemudahan dalam menghitung CD/DVD yang dipinjam.


Di program ini harga sewa CD,DVD dan keterlambatan sudah diterntukan, diantaranya adalah :

a. harga sewa CD / keping : Rp. 1000
b. harga sewa DVD / keping : Rp. 2000
c. keterlambatan CD / keping : Rp. 500
d. keterlambatan DVD / keping : Rp. 1000

Untuk membuat program yang sangat sederhana seperti penjelasan diatas. Yang perlu disiapkan adalah :

a. 12 (duabelas) komponen TLabel.
b. 3 (tiga) komponen TEdit.
c. 2 (dua) komponen TButton.

kemudian susunlah komponen-komponen diatas seperti gambar dibawah ini :


Untuk mengganti nama label,nama button dan mengganti warna TForm dapat dilihat di postingan sebelumnya.

Selanjutnya langkah memasukkan program ke dalam button hitung dan exit, diantaranya adalah :

a. button hitung isikan program seperti dibawah ini :

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);
var
cd,dvd,trlmbt,jw,hsewa,denda:real;
begin
cd:=strtofloat(edit1.Text);
dvd:=strtofloat(edit2.Text);
trlmbt:=strtofloat(edit3.Text);
jw:=cd+dvd;
hsewa:=(cd*1000)+(dvd*2000);
label10.Caption:=floattostr(hsewa);
denda:=(trlmbt*cd*500)+(trlmbt*dvd*1000);
label11.Caption:=floattostr(denda);
label12.Caption:=floattostr(hsewa+denda);
end;


b. button exit isikan program seperti dibawah ini :

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);
begin
if Application.MessageBox('Anda Yakin???',
'informasi',mb_okcancel or mb_iconquestion)=mrok then
Application.Terminate;
end;
end.


nah... sangat mudahkan?? silahkan coba jalankan program tersebut jika tidak ada kesalahan maka akan berjalan seperti gambar di bawah ini :


kurang lebihnya seperti itu, program ini untuk contoh programer pemula, jadi para master jangan
menertawakan dengan postingan ini. ngledek boleh tapi orang lain jangan sampek tahu,,, hehehe




[+] ReadMore...

Template by : kendhin x-template.blogspot.com ==> Editor by : BIK