19 March, 2010

Asteroid Gelap Mengancam Bumi

HOUSTON - Sebuah teleskop inframerah telah menemukan beberapa asteroid amat gelap yang beredar di sekitar orbit Bumi tanpa terlihat. Kegelapan dan bidang orbit yang miring membuat benda-benda angkasa itu terlewat dalam pencarian obyek yang mungkin menghantam Bumi.

Obyek-obyek gelap itu baru terlihat setelah dicari menggunakan teleskop NASA yang bernama Wide-Field Infrared Survey Explorer (WISE). Teleskop yang diluncurkan 14 Desember lalu itu difungsikan untuk memetakan langit dalam cahaya inframerah.

Nah dalam pengamatan selama enam minggu menggunakan WISE, para peneliti telah menemukan 16 asteroid asing yang beredar dekat orbit Bumi. Dari semuanya, 55 persen memantulkan kurang dari sepersepuluh cahaya Matahari, sehingga asteroid itu sulit terlihat menggunakan teleskop biasa. Salah satu asteroid bahkan segelap aspal segar dan memantulkan kurang dari 5 persen cahaya yang diterimanya.

Kebanyakan asteroid ini memiliki orbit yang miring dibanding orbit-orbit sebagian besar planet dan asteroid lain. Artinya pengamatan teleskop jarang menjumpai batu-batu angkasa ini karena berada di luar bidang pengamatan.

Untunglah benda-benda itu tetap memancarkan radiasi inframerah karena mereka menyerap banyak cahaya Matahari. Hal ini membuat WISE mampu melihatnya. "Sangat baik bahwa kami akhirnya bisa menemukan asteroid dan komet gelap," ujar peneliti Amy Mainzer dari Laboratorium Propulsi Jet NASA di Pasadena, California, Kamis lalu dalam konferensi di Houston, Texas.

WISE sendiri diharapkan bisa menemukan seribuan obyek yang berada di dekat Bumi. Jumlah itu terhitung sedikit karena para astronom menduga benda-benda dengan massa cukup besar yang bisa membahayakan Bumi jumlahnya puluhan ribu.

Artikel Terkait

0 comments:

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57

Post a Comment

Template by : kendhin x-template.blogspot.com ==> Editor by : BIK